Jun 8, 2011

Hello.. Helloo

Purwokerto – Banyumas, Kedai Telapak. Terang Sore, nama yang sangat unik jika dipakai oleh sebuah komunitas. Awal gue masuk terang sore, gue pikir ini komunitas yang kerjaan nya main layangan, main bola, main basket, and permainan yang dilakukan di sore hari pada umumnya. Tapi ternyata terang sore tuh komunitas yang rutinitas nya baca. gokil nggak tuh?
Oke gays (eh maksud kita guys.hehehe).. kita rasa profile lebih lanjut tentang terang sore harus gue jelasin dulu disini, biar lo semua yang baca jadi nggak bingung. Ini tentang sejarah terang sore dulu ya bray..tenang aja ini tuh Cuma sejarah bukan pelajaran sejarah yang ada di sekolah-sekolah atau mata kuliah di kampus-kampus.wkwkwkwk
Pertama nya gue mau cerita dulu nih, dari siapa gue tau terang sore ini. Waktu itu gue lagi di kantin FISIP UNSOED sama temen-temen gue. Trus, ada suara kecil yang bikin gue penasaran. Ternyata yang manggil gue tuh adalah seorang kurcaci yang kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNSOED yang bernama Laras Maharani. gue ngomong dalem hati “aduh si bocil yang satu ini dating. Pertanda buruk nih.. Kabuuuuuuurrr…..”. tapi, ternyata tiba-tiba si Laras malah mau traktir gue makan di salah satu tempat makan di daerah kampus.
Pas gue udah sampe tempat makanan nya, si laras ngajak gue buat ikutan komunitas baca yang bernama Terang Sore ini. Dan sebelum gue bertanya lebih banyak, si Laras ceritain sejarah tentang Terang Sore ini. Si Laras bilang, “ Jadi dulu tuh di desa Notog di daerah Patikraja, generasi pertama di terang sore ini sering main ke desa itu, karena disana dulu tuh setiap sore anak-anak sering main keluar , main layang-layang untuk belajar sama temen nya, main petak umpet, dan lain-lain setelah mereka melepas penat mereka di siang hari di sekolah. Berawal dari situlah nama terang sore itu ada. Tadinya ini tuh bukan komunitas, tapi Cuma kelompok kumpulan anak remaja yang suka membaca di desa tersebut, tapi setelah bergabung kedai telapak kita jadi komunitas, karena kedai telapak buka jaringan untuk komunitas. Oh iya…Ini tuh komuntas baca pertama loh daf di daerah purwokerto. Dan Alhamdulillah banget sekarang disana ada komunitas yang se-nafas juga sama terang sore. Nama nya PADANG ILALANG. Dan fokus nya tuh ke anak-anak.”
Dari cerita itu gue bisa simpulin bahwa komunitas ini ternyata membawa dampak yang positif buat orang lain. Dan gue fikir, disini gue bisa belajar banyak tentang pesan-pesan hidup. Dan pesan moral yang gue dapet setelah gue masuk sini adalah “BELAJAR ITU TIDAK CUMA BERKAITAN SAMA BUKU DOANG, MELAINKAN APA YANG KITA LAKUKAN DETIK INI ADALAH BELAJAR. BELAJAR JUGA TIDAK HARUS MELEMBAGA SEPERTI SEKOLAH, UNIVERSITAS, ATAU LEMBAGA PENDIDIKAN LAINNYA, TAPI JUGA BISA DI LINGKUNGAN SEKITAR. DAN SATU LAGI TERNYATA SORE HARI ITU SAAT YANG EFEKTIF JIKA DIGUNAKAN UNTUK BELAJAR”

(di utik utik sama : mas Muammar Khadafi)

No comments:

Post a Comment